Penyakit Stroke

Penyakit StrokeStroke merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa mengancam jiwa seseorang, penyakit stroke bisa terjadi karena adanya suatu gangguan pada suplai darah yang ada pada sebagian atau juga seluruh organ otak. Gangguan pada sirkulasi darah ini biasanya disebabkan karena darah yang ada di dalam arteri menuju ke otak yang membeku. Dan selain itu, bisa jadi disebabkan karena penyempitan pada pembuluh darah atau bisa juga disebabkan karena pembuluh aorta yang pecah dan otak. Otak haruslah menerima jumlah yang cukup suplai darah untuk dapat melakukan fungsinya dengan baik. Jika terjadi suatu gangguan di dalam sirkulasi suplai darah di otak maka akan menyebabkan suatu hal yang fatal pada penderitanya.

serangan stroke

GEJALA STROKE MAYOR dan MINOR

Gejala penyakit stroke mayor :

  1. Tiba-tiba kepala sakit
  2. Pingsan dengan tiba-tiba dan mati rasa pada sebagian wajah, lengan, lutut, dan salah satu sisi pada bagian tubuh serta mulut yang menjadi tidak seimetris.
  3. Sulitnya untuk berbicara
  4. Kemungkinan tidak sadarkan diri atau bingung
  5. Tiba-tiba jatuh
  6. Pandangan menjadi kabur
  7. Pupil mata yang ukurannya berbeda
  8. Sulit bernapas, sulit mengunyah, bicara dan menelan’tidak bisa mengontrol untuk membuang air kecil dan BAB
  9. Denyut nadi yang terasa sangat kuat atau justru melemah.

gejala-stroke

Gejala penyakit stroke minor adalah :

  1. Bingung
  2. Pusing
  3. Sulit berbicara (sedikit sulit berbicara)
  4. Otot-otot yang melemah

Saat ini penyakit stroke merupakan suatu penyakit yang saat ini harus diwaspadai. Dan saat ini stroke merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, karena penyakit stroke bukan hanya dialami oleh mereka yang tergolong kelas menengah ke atas, namun masyarakat kalangan bawah juga bisa menderita penyakit stroke.

SERANGAN STROKE

penanganan-stroke

Serangan stroke bisa menyebabkan terjadinya kelumpuhan dan juga kematian pada seseorang. Ada dua jenis penyakit stroke yakni stroke iskemik dan stroke pendarahan. Penyakit stroke iskemik biasanya disebabkan jika salah satu cabang dari pembuluh darah di otak mengalami suatu penyumbatan atau emboli. Dan dengan demikian, pada bagian otak yang harusnya mendapatkan asupan darah dari cabang tadi kemudian akan mengalami iskemik atai mati karena tidak mendapatkan oksigen dari aliran darah.

Sedangkan penyakit stroke pendarahan disebabkan karena pembuluh darah di otak yang pecah. Dan hal ini menjadi sangat berhubngan dengan fluktuasi pada tekanan darah. Umumnya, penyakit stroke pendarahan akan terjadi pada mereka yang mengalami masalah tekanan darah tinggi. Gesekan yang terjadi dari darah yang mengalir pada penderita hipertensi kronik biasanya akan menyebabkan terjadinya dinding pembuluh darah mengalami kerusakan dan menyebabkan pembuluh darah mengalami kelemahan dan tidak valid lagi. Disaat tekanan darah mengalami kenaikan, maka pembuluh darah tadi akan pecah. Stroke pendarahan biasanya akan terjadi disaat seseorang sedang melakukan suatu aktivitas fisik. Misalnya disaat seseorang sedang bekerja dan dalam keadaan stres atau emosi. Faktor dari stres dan emosi merupakan salah satu faktor pemicu dari terjadinya kenaikan pada tekanan darah.

Serangan stroke mendadak biasanya terjadi diawali dengan beberapa sejumlah gejala. Namun, pada stroke pendarahan, biasanya gejalanya tidak bisa diketahui dengan pasti, berbeda dengan jenis penyakit iskemik. Pada peyakit stroke iskemik, biasanya gejala stroke yang muncul adalah kesemutan dan susah untuk berbicara. Susunan dari gejala ini kemudian akan berlangsung dengan mendadak. Misalnya adalah setelah bangun tidur badan menjadi terasa kesemutan, dan kemudian menjadi lemas yang pada akhirnya menjadi lumpuh. Dan kejadian ini akan berlangsung dalam sehari. Namun demikian, tidak selamanya serangan penyakit stroke iskemik ini bisa terdeteksi. Ada kalanya penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di ptak disaat seseorang sedang tidur. Pada saat mereka bangun tidur, pada bagian tubuhnya sudah tidak bisa bergerak lagi.

PENANGANAN STROKE

penyakit-stroke

Mereka yang menderita penyakit stroke, sebaiknya harus secepatnya melakukan konsultasi ke dokter dan mendapatkan pertolongan dokter. Untuk pengobatan penyakit stroke hampir sama dengan penyakit jantung, prinsipnya adalah waktu adalah emas. Ini berarti bahwa semakin cepat interfensi yang dilakukan, akan semakin tinggi juga kesembuhan pada pasien. Dan berdasarkan suatu penelitian, tiga jam yang pertama adalah waktu yang paling efektif untuk melakukan penanganan pada pasien stroke, dan terutama pada penyakit stroke iskemik.

Biasanya, pada penyakit stroke yang umum terjadi  gejala yang ditunjukkan adalah anggota tubuh tidak bisa digerakkan, misalnya seperti diawali dengan kesemutan, rasa yang kebas, lemah pada seisi tubuh dan juga gerakan yang mulai tidak cepat, menjadi agak kagok untuk menyisir rambut atau memasukkan kaki ke dalam sendal jepit, atau juga tulisan yang semakin membutuk. Mungkin terjadinya suatu gangguan pada pancaidera, penglihatan yang menjadi kabur, pendengaran yang mengalami ganguan dan juga jalan yang tidak bisa lurus layaknya orang normal.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment